Breaking News
INFO REKRUITMEN JURNALIS
PIMPINAN REDAKSI

Home / Kab.Tangerang / Kegiatan Pertival Budaya

Senin, 27 Juli 2026 - 18:32 WIB

Desa Kemuning Menjadi Tuan Rumah Festival Budaya Batik Kemuning Ke 2 Tahun

MKNCITY.COM – Kabupaten Tangerang – Festival Budaya Batik Kemuning bertajuk “Ngaraksa Warisan Leluhur Urang Tangerang” berlangsung meriah di Kampung Bojong RT 002/RW 01, Desa Kemuning, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Senin (27/7/2026).

Turut hadir, Para Kepala Sekolah, Para Pendamping, TK,Paud,SDN, SMPN, SMAN,SMKN beserta siswa-siswa, Pemerintah Desa Kemuning, Camat Legok H. M. Yusuf Fachroji, S.STP., M.Si, Kapolsek Legok, Danramil Kecamatan Legok, Tokoh Masyarakat,Perwakilan Dinas Pendidikan, Koperasi, UMKM, Bupati Kabupaten Tangerang.

Kegiatan tersebut menjadi kebanggaan masyarakat Legok sekaligus wadah edukasi bagi generasi muda untuk mengenal, mempelajari, serta melestarikan budaya dan kerajinan lokal Tangerang.

Festival menghadirkan berbagai kegiatan menarik, di antaranya belajar membatik gratis, pameran UMKM, bedah buku sejarah, diskusi budaya Ketangerangan, gelar seni tari, serta upacara adat penyambutan.

Kegiatan juga diikuti berbagai perwakilan lembaga pendidikan di wilayah Kecamatan Legok, mulai dari PAUD, TK, SDN, MI, SMPN, SMAN hingga SMKN.Bupati Dorong Kemuning Jadi Pusat Budaya dan Edukasi Dalam sambutannya, Bupati Tangerang Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi kepada Dewan Kesenian Kabupaten Tangerang, tokoh masyarakat, tokoh agama, Pemerintah Desa Kemuning, serta seluruh peserta dan tamu undangan yang turut menyukseskan Festival Budaya Kemuning.

Bupati mengatakan, kegiatan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sehingga Desa Kemuning dapat menjadi pusat budaya, kesenian, kerajinan, edukasi, sekaligus pengembangan UMKM di Kabupaten Tangerang.

“Mudah-mudahan nanti secara resmi kita bahas, kampung ini dijadikan sebagai pusat budaya, pusat kesenian, pusat kerajinan dan juga pusat edukasi,” ujar Maesyal Rasyid.

Baca Juga :  Festival Budaya Batik Kemuning, Ngaraksa Warisan Leluhur Urang Kabupaten Tangerang

Menurutnya, kegiatan budaya tidak hanya berkaitan dengan pelestarian tradisi, tetapi juga dapat memberikan keterampilan dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Ia menilai potensi membatik, menganyam dan berbagai kerajinan lokal dapat dikembangkan menjadi kegiatan produktif yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Dari sini kita mendapatkan keahlian, keterampilan, kegiatan, sekaligus pendapatan. Termasuk juga membuka lapangan pekerjaan,” katanya.

Maesyal Rasyid juga mengapresiasi keterlibatan para pelajar yang hadir dalam festival tersebut. Menurutnya, kehadiran siswa dari tingkat PAUD hingga SMK menjadi bagian penting dalam memberikan edukasi langsung mengenai budaya dan potensi lokal.“Anak-anak kita dari SD, SMP sampai SMA datang ke sini bisa mengenal, mengetahui sekaligus mempraktikkan kerajinan batik, anyaman dan UMKM. Ini penting untuk menambah keterampilan dari sisi edukasi,” jelasnya.

Dorong Pengembangan UMKM dan Kampung Budaya. Lebih lanjut, Bupati Tangerang menyebut Festival Batik Kemuning dapat menjadi momentum untuk mengembangkan UMKM masyarakat setempat. Dalam kegiatan tersebut, tercatat 12 pelaku UMKM turut hadir memeriahkan festival.

Maesyal berharap kegiatan serupa dapat terus ditingkatkan sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kecamatan Legok.

“Kegiatan hari ini sangat penting. Hari ini ada 12 UMKM yang ikut hadir memeriahkan acara Festival Batik Kemuning. Ke depannya harus lebih ditingkatkan dan bisa lebih maju serta menghasilkan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar Kecamatan Legok,” ungkapnya.

Baca Juga :  Bupati Maesyal Rasyid dan Kadis DPPPA H. Asep Suherman Ucapkan Selamat Hari Anak Nasional 2026

Ia juga meminta jajaran terkait untuk ikut melihat potensi yang dapat dikembangkan di Desa Kemuning, termasuk kemungkinan pembangunan sanggar atau tempat kegiatan kerajinan sebagai sarana pengembangan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Kemuning Dadang, yang akrab disapa Dadang Bule, saat ditemui awak media MKNCITY.COM di sela-sela kegiatan menyampaikan, bahwa Festival Budaya Kemuning sangat positif bagi masyarakat, menurutnya, masyarakat Desa Kemuning dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan membatik sekaligus belajar menghasilkan produk yang memiliki nilai ekonomi.“Untuk kegiatan hari ini sangat luar biasa bagus untuk warga masyarakat Desa Kemuning. Mereka bisa belajar membatik dan mendapatkan hasil dari kegiatan ini, bahkan bisa menjual batik. Pokoknya sangat luar biasa,” ujar Dadang Bule.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus mendorong pengembangan Kampung Budaya Kemuning bersama Pemerintah Kabupaten Tangerang.

“Ke depannya dengan adanya Festival Budaya dan bersama Pak Bupati, kita akan membuat sebuah kampung dan sanggar untuk warga Kemuning khususnya, dan umumnya seluruh warga Kabupaten Tangerang,” jelasnya.

Dadang juga menyampaikan bahwa rencana pengembangan tersebut diharapkan dapat menjadikan Desa Kemuning sebagai salah satu sentra batik Kabupaten Tangerang sekaligus pusat kegiatan budaya dan kerajinan masyarakat.

“Seperti yang tadi disampaikan Pak Bupati, nanti sentral batik Kabupaten Tangerang juga akan ada di sini, di Kampung Budaya Desa Kemuning,” pungkasnya.

Baca Juga :  Peduli Anak, TMD LippoLand dan Anggota DPRD Kabupaten & Provinsi Banten Dukung Kegiatan Posyandu di Curug

H.Anwar Sadeli Sebagai Sekretaris di Kepanitian Acara Pestival Batik Kemuning Menyampaikan, kami mewakili Panitia Pestival Batik Kemuning mengucapkan terimakasih kepada Semua Kepala Sekolah dan dewan guru, para pendamping yang Sudah hadir bersama peserta didiknya dalam mengikuti acara Festival Batik Kemuning dan terirmakasih kepada Instansi Pemerintah Baik Kepala Desa Kemuning, Pak Camat Legok, Perwakilan Dinas dan Bapak Bupati Kabupaten Tangerang

Alhamdulillah yang sudah hadir dalam acara Festival Budaya Batik Kemuning Ke-2 Tahun 2026 Sebuah Langkah pelestarian budaya di Kabupaten Tangerang ini dalam rangka memajukan Budaya di Kabupaten ini, ada beberapa agenda yang ada dalam kegiatan Pestival Budaya hari ini ada kegiatan membatik gratis dimana anak anak sekolah kami ajari untuk membatik yang baik dan benar secara gratis, yang nanti bisa di bawah pulang sebagai hasil karya para siswa masing-masing dan bisa menjadi motivasi untuk mau belajar membatik dan bisa menghasilkan karya batik yang baik dan mempunyai karakter untuk para siswa-siswi dan bisa menjadi kebanggan menjadi orang Kabupaten Tangerang.

Sekali lagi kami ucapkan teirmakasih kepada semua pihak yang sudah mensupport dalam kegiatan Pestival Budaya Batik Kemuning dan Kami ucapkan banyak terimakasih Kepada Bapak Bupati Kabupaten Maesyal Rasyid semoga kegiatan Pestival Budaya Batik Kemuning ini bisa terus di adakan dalam melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Tangerang.”ucap H.Anwar S.

(Fatimah)

Share :

Baca Juga

HUT RI

Semarak HUT RI ke-81, Kecamatan Kelapa Dua Gelar Jalan Santai dan Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan

Kab.Tangerang

Tahanan Meninggal Saat Dirawat di RS, Polresta Tangerang Sampaikan Duka dan Pastikan Penanganan Sesuai SOP

Kab.Tangerang

Senior Media Febri Adakan Milad Putri Ke 4 Raisya Nur Jahra Ke-2 Tahun, Berkah Usia dan Sehat Selalu

Kab.Tangerang

Dirikan Tenda, Simbol Kekecewaan Masyarakat Terhadap Pelayanan ATR/BPN Kabupaten Tangerang

Kab.Tangerang

Dekopinda Dituntut Perkuat Kolaborasi, Wujudkan Koperasi Modern dan Berdaya Saing

Kab.Tangerang

Ketua DPW LSM Harimau Banten Suharmi Hadiri Santunan Anak Yatim di PAC Pagedangan

Kab.Tangerang

Anggota Pokja Curug Ramaikan Lomba Gaplek di HUT Bhayangkara ke-80

Kab.Tangerang

DMG Media Santuni Anak Yatim, Berbagi Kebahagiaan Menebar Keberkahan di Awal Tahun Baru Islam