Breaking News

Home / Kegiatan Jurnalis

Jumat, 10 Juli 2026 - 23:44 WIB

Kasus Korupsi Pejabat Kejagung, Ketum FRIC: Ini Ujian Integritas Hukum, Jangan Ada Intervensi

MKNCITY.COM – JAKARTA – 10/07/2026 – Menanggapi kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat tinggi Kejaksaan Agung RI dan temuan brankas uang tunai senilai Rp60 miliar, Ketua Umum Fast Respon Indonesia Center (FRIC), H. Dian Surahman, memberikan pernyataan, “Kasus ini adalah tamparan keras bagi integritas penegakan hukum di tanah air.

Kami di FRIC memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada tim penyidik Kortas Tipikor Polri yang telah bekerja berani dan progresif dalam membongkar praktik ‘hidden asset’ ini, Temuan uang tunai Rp60 miliar di ruang rahasia bukan lagi sekadar pelanggaran administratif LHKPN, melainkan indikasi kuat tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terstruktur.”

Baca Juga :  ATR BPN Jakarta Utara Klarifikasi Insiden Kesalahpahaman Yang Terjadi Antar Media

Lebih lanjut, H. Dian Surahman menegaskan poin-poin krusial,
Dukungan Penuh Tanpa Intervensi FRIC mendesak agar Polri terus bekerja profesional dan tidak gentar menghadapi tekanan pihak manapun, termasuk insiden kehadiran personel militer di lokasi penggeledahan yang seharusnya tidak boleh terjadi dalam proses penegakan hukum.

Pengusutan Tuntas Jaringan, Kami mendesak penyidik untuk tidak hanya berhenti pada oknum pejabat tersebut, tetapi membongkar seluruh jaringan ‘gurita’, termasuk perantara, perusahaan cangkang (shell company), hingga pihak-pihak yang mencoba melakukan intervensi hukum.

Baca Juga :  FWJ Indonesia Soroti Pembongkaran Satu PKL di Lokbin UMKM Permai Jakut Sebagai Pesanan

Transparansi dan Penahanan Mengingat besarnya kerugian negara yang mencapai Rp5 triliun dalam kasus batu bara PLTU ini, FRIC menuntut agar proses hukum dipercepat dan segera dilakukan penahanan terhadap pihak-pihak yang terlibat untuk mencegah penghilangan barang bukti.

Ujian Integritas Peristiwa ini adalah ujian nyata bagi institusi hukum Indonesia, Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas; siapapun yang memegang kuasa harus tunduk pada hukum yang berlaku tanpa pandang bulu.

Baca Juga :  DMG Media Santuni Anak Yatim, Berbagi Kebahagiaan Menebar Keberkahan di Awal Tahun Baru Islam

“FRIC akan terus mengawal kasus ini. Kami mendukung penuh langkah Polri untuk menuntaskan perkara ini hingga ke akar-akarnya demi menjaga marwah institusi penegak hukum dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tutup H. Dian Surahman. (Red)

Share :

Baca Juga

Kegiatan Jurnalis

Terkait Keabsahan Barang Bukti dan Kelanjutan Proses Hukum Kasus Mantan Jampidsus Pebrie Adriansyah, ini Pernyataan Ketum FRIC

Kegiatan Jurnalis

Ketum FRIC H. Dian Surahman: Penegakan Hukum Harus Berdiri di Atas Fakta, Bukan Opini atau Kedekatan

Kab.Tangerang

DMG Media Santuni Anak Yatim, Berbagi Kebahagiaan Menebar Keberkahan di Awal Tahun Baru Islam

Kab.Tangerang

Pokja Wartawan Curug Akan Gelar Raker Perdana di Bogor, Harso: Harapannya Lahir Program Kerja yang Menguatkan Peran Pers Daerah

Jakarta

Jumat Berkah, Fwj Indonesia Bagikan Nasikan Kotak Bantu Meringankan Beban Sesama

Kegiatan Jurnalis

AWII Soroti Pidato Kenegaraan Presiden, Langkah Awal Menyembuhkan Penyakit Akut Kenegaraan Menuju Indonesia Emas 2045

Kab.Tangerang

Persiapan Raker Pokja Wartawan Curug Tinggal Menghitung Hari

Kegiatan Jurnalis

Ketum FRIC: Bijak Bermedia Sosial Kewajiban Bersama demi Keselamatan Diri dan Keluarga